Wisata Air Terjun Tumpak Sewu – Kamu pasti pernah melihat Air Terjun Niagara di film atau acara TV, bukan? Air terjun di perbatasan Kanada-Amerika itu sangat indah dan besar. Pasalnya, di Kabupaten Lumajang terdapat air terjun layaknya Niagara yang disebut Tumpak Sewu dan terkenal di kalangan wisatawan.

Hawa sejuk dengan pemandangan kehijauan yang asri di kiri kanan umum ditemukan di lokasi air terjun. Tapi air terjun Tumpak Sewu punya banyak daya tarik tersendiri yang membuatnya terlihat megah dan mempesona, yang membuatnya juga dijuluki Tebing Nirwana.

Baca juga: Pesona Keindahan Wisata Air Terjun Semirang, Surga Tersembunyi Di Kota Semarang

Apa saja yang menarik dari air terjun satu ini? Kami akan membahas selengkapnya di sini.

Lokasi Air Terjun ke Tumpak Sewu

Air terjun tumpak sewu
TravelKompas.com

Air Terjun Tumpak Sewu merupakan salah satu air terjun tercantik yang ada di Jawa. Lokasinya berada di Desa Wisata Sidomulyo, Kec. Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Bagi yang belum tahu, Lumajang ada di timur kota Malang atau tenggara jauh dari kota Surabaya.

Dari pusat kota Lumajang, lokasi air terjun yang satu ini masih jauh, mencapai 47 km ke arah selatan. Lokasi wisata Air Terjun tersebut masih berdekatan dengan spot keren lain, yaitu Goa Tetes. Dalam bahasa Jawa, tumpak bisa diartikan tumpuk, dan sewu adalah seribu.

Booking.com

Arti lain dari nama Tumpak Sewu adalah tumpak (naik) dan sewu (seribu). Jadi Tumpak Sewu berarti air terjun ini terlihat seolah sedang menaiki atau menumpang di dinding atau tebing air terjun.

Maka bisa disimpulkan nama Tumpak Sewu merupakan julukan dari tumpukan seribu air terjun. Meski tidak benar seribu, curahan air yang membentuk air terjun di sini sangat banyak, membuatnya terlihat seperti air terjun raksasa layaknya Air Terjun Niagara.

Deretan air terjun itu berjejer melebar bagaikan tirai, sesekali membiaskan pelangi yang indah. Lokasinya berada di ketinggian 500 meter dpl, sedangkan ketinggian air terjun dari atas ke bawah mencapai 120 meter.

Bentuk air terjun Tumpak Sewu ini indah dan berjejer seperti tirai. Air Terjun Tumpak Sewu termasuk dalam kategori tiered waterfall atau air terjun bertirai. Air terjun indah ini terbentuk dari aliran Sungai Glidik yang memiliki hulu di Gunung Semeru, gunung tertinggi di tanah Jawa.

Lokasinya berada di Jl. Raya Sidorenggo, Besukcukit, Sidomulyo, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Indonesia, dan buka dari jam 7 pagi sampai 5 sore. Letaknya berada di perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang.

Untuk menuju lokasi air terjun, wisatawan umumnya menggunakan jalur Lumajang karena lebih aman untuk menuju ke area bawah. Loket resminya juga ada di jalur Lumajang. Jalur Malang terbuat dari tangga vertikal yang menyeramkan.

Tiket Masuk ke Tumpak Sewu

Air terjun tumpak sewu
Traveller Tour

Air Terjun ini merupakan lokasi wisata yang murah meriah. Pengunjung hanya dikenai tiket masuk Rp10.000 rupiah saja. Jika bawa kendaraan, bersiaplah membayar tiket parkir sebesar Rp5.000 rupiah untuk kendaraan roda dua dan Rp10.000 untuk kendaraan roda empat.

Nah, kamu juga bisa menikmatinya melalui gardu pandang, sebuah bangunan permanen dengan luas 30 meter. Sebanyak 50 orang bisa naik ke sini untuk sama-sama menikmati pemandangan air terjun.

Gardu pandang ini aman karena dilengkapi dengan pagar besi di sekelilingnya. Adapun jarak dari tempat ini ke air terjun tersebut sekitar 100 meter. Nah kalau kamu malas turun dan basah-basahan, naik saja ke gardu pandang ini dan amati air terjun dari atas.

Trekking di Lembah Menuju Tumpak Sewu

Jalan menuju lokasi Air Terjun Tumpak Sewu cukup sulit, sehingga pengunjung mau tak mau harus melakukan sedikit kegiatan “lintas alam” alias trekking untuk ke sana. Jalannya terbuat dari tanah liat yang licin, bisa membuat kamu terpeleset, jadi pakailah alas kaki yang tepat.

Kamu juga akan melewati sungai-sungai kecil yang mengalir dari air terjun. Airnya terasa dingin di kaki dan fresh jika dipakai untuk mencuci wajah. Karena kegiatan ini cukup menguras stamina, siapkan fisikmu dengan baik sebelum ke sana.

Dinding dan tebing air terjun juga sama sekali tak mudah untuk ditaklukkan. Meski pengelola sudah menyediakan pegangan dari bahan besi, kayu, dan tali, beberapa tangga yang terbuat dari bambu sudah rusak sehingga mempersulit perjalananmu di area yang miring dan ekstrim ini.

Tapi tak perlu khawatir, setelah menyusuri lembah dan hutan selama kurang lebih satu jam, kamu akan sampai di kaki air terjun raksasa yang mempesona ini. Dan ini akan jadi liburanmu yang paling berkesan nantinya!

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *