Wisatarakyat.com – Air Terjun Kedung Maor merupakan destinasi wisata alam yang kini mulai menarik perhatian para pengunjung di Bojonegoro. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, keindahan alamnya mampu menyajikan pemandangan curug yang dramatis dan memikat.

 

Sejarah air terjun ini sebenarnya sudah lama ada, namun kepopulerannya saat ini berasal dari sebuah peristiwa alam, yakni banjir di tempat lain yang mengakibatkan aliran airnya menuju wilayah Jawa Timur ini.

 

Pengelola wisata akhirnya mulai merapikan kawasan tersebut, dengan penataan yang terfokus pada jalur trekking yang kini telah dilengkapi dengan anak tangga.

 

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai Air Terjun Kedung Maor yang telah kami persiapkan untuk Anda. Harap diingat, meskipun cocok sebagai tujuan wisata keluarga, tetap diperlukan kehati-hatian.

 

Lokasi Air Terjun Kedung Maor

 

Air Terjun Kedung Maor terletak di Resort Pemangku Hutan (RPH) Tretes, Kesatuan Pemangku Hutan Bojonegoro, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Akses ke kawasan wisata dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat hingga mencapai area parkir.

 

Meskipun kondisi jalan menuju gerbang air terjun masih perlu perbaikan, namun jarak yang tidak terlalu jauh dari gerbang ke area parkir dapat meminimalisir kekhawatiran pengunjung.

 

Jarak tempuh dari pusat kota Bojonegoro atau Alun-Alun Bojonegoro ke lokasi wisata sekitar 27 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

 

Harga Tiket Masuk Air Terjun Kedung Maor

 

Tiket masuk ke wisata Bojonegoro ini gratis. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp. 5.000 untuk motor dan Rp. 10.000 untuk mobil.

 

Catatan: Harga tiket dapat berubah sesuai kebijakan pengelola.

 

Jam Operasional

 

Wisata alam ini beroperasi dari pagi hingga sore hari, pukul 07.00 hingga 16.00.

 

Daya Tarik

 

Sumber Air Terjun yang Menakjubkan

Air Terjun Kedung Maor mengambil sumber airnya dari aliran Kali Soko dan limpahan air dari Waduk Pacal. Pada musim penghujan, suara gemuruh air terjun dapat terdengar hingga pemukiman di sekitar, memberikan pengalaman yang mengesankan.

 

Cerita Nama Kedung Maor

Nama Kedung Maor berasal dari kata “Kedung” yang berarti kubangan air besar dan “Maor” yang menggambarkan suara harimau atau macan. Menurut cerita lokal, Kedung Maor adalah tempat di mana aliran air terbendung secara alami dan menghasilkan suara gemuruh mirip dengan suara harimau yang ngereng.

 

Pemanfaatan Lokasi

Lokasi Kedung Maor sering dimanfaatkan untuk berkemah. Pecinta alam sering menginap semalam di sini, menciptakan pengalaman mendalam di tengah pesona alam yang memukau.

 

Akses yang Menantang

Meskipun akses menuju lokasi masih berupa jalan makadam dari jalan raya Bojonegoro-Nganjuk, jalannya cukup lebar. Kendati demikian, tantangan perjalanan terbayar lunas oleh keindahan alam, terutama di tebing-tebing Kedung Maor yang memukau.

 

Keberagaman Fauna

Selain keindahan alamnya, Kedung Maor juga menawarkan keberagaman fauna. Di sekitar tebing, pengunjung dapat menemukan binatang laut purba, seperti kerang, menambah daya tarik ekstra bagi para penggemar alam.

 

Asal-Usul

 

Penamaan Air Terjun Kedung Maor berasal dari dua kata, yaitu “Kedung” yang berarti kubangan air besar, dan “Maor” yang merupakan suara macan atau suara gemuruh yang terdengar saat debit air tinggi di lokasi utama.

 

Fasilitas

 

Air Terjun ini sangat cocok sebagai destinasi liburan keluarga. Pengunjung dapat menikmati keindahan air terjun yang tinggi dan cantik, sambil merasakan udara segar yang alami.

 

Fasilitas di sekitar air terjun cukup lengkap, dengan zona parkir yang luas. Masyarakat sekitar juga turut berperan aktif dalam pengembangan lokasi wisata ini, menyediakan tempat ganti pakaian, toilet umum, serta warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman.

Share: