JAWA TENGAH

5 Wisata Ramah Anak di Solo, dari Safari Satwa hingga Museum Interaktif

Sumber Gambar : Google Map

Wisatarakyat.com – Solo tidak hanya menawarkan wisata sejarah dan budaya. Kota Surakarta juga memiliki sejumlah destinasi yang dapat menjadi pilihan untuk mengisi liburan keluarga bersama anak.

Menariknya, beberapa tempat wisata di Solo memungkinkan anak mendapatkan pengalaman sambil belajar. Mulai dari mengenal satwa secara langsung, memahami perjalanan batik Indonesia, hingga melihat perpaduan sains, teknologi, seni, dan budaya.

Pilihan lainnya menawarkan suasana yang lebih santai. Anak bisa menikmati ruang terbuka, melihat rusa, berjalan di tengah pepohonan, atau mengenal karya seni modern dan kontemporer.

Jika sedang menyusun agenda liburan keluarga, Dikutip dari Kompas Travel berikut lima wisata ramah anak di Solo yang dapat dipertimbangkan.

1. Solo Safari

Solo Safari menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin mengenalkan dunia satwa kepada anak. Destinasi ini berada di Jalan Ir. Sutami Nomor 109, Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Di Solo Safari, anak-anak dapat melihat beragam satwa sekaligus mengikuti pertunjukan dan kegiatan edukasi. Pengalaman tersebut dapat menjadi cara untuk mengenalkan berbagai jenis hewan secara lebih dekat.

Pengunjung juga memiliki kesempatan berinteraksi dengan beberapa satwa melalui aktivitas seperti memberi makan dan berfoto. Selain itu, tersedia sejumlah wahana yang dapat melengkapi kegiatan selama berada di kawasan wisata.

Beberapa aktivitas yang tersedia antara lain Petting Zoo, Pony Ride, Safari Journey, Savannah Zipline, gokart, Bumble Boat, dan satwa tunggang.

Untuk tiket, harga pada hari biasa mulai Rp49.500 untuk dewasa reguler dan Rp40.500 untuk anak usia 2-6 tahun. Tiket Premium mulai Rp81.000 untuk dewasa dan Rp58.500 untuk anak usia 2-6 tahun.

Pada akhir pekan, tiket Premium mulai Rp99.000 untuk dewasa dan Rp72.000 untuk anak usia 2-6 tahun.

Solo Safari buka setiap hari pukul 08.30-16.30 WIB.

2. Museum Batik Danar Hadi

Museum Batik Danar Hadi dapat menjadi alternatif bagi orang tua yang ingin mengenalkan budaya Indonesia kepada anak melalui batik.

Museum ini berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 261, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta. Koleksinya mencakup ribuan batik dari berbagai zaman dan daerah.

Kunjungan ke museum tidak hanya sebatas melihat koleksi. Anak juga dapat mempelajari sejarah serta perkembangan batik di Indonesia.

Wisatawan dapat mengikuti tur bersama pemandu dan melihat secara langsung proses pembuatan batik tradisional di workshop. Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana batik dibuat.

Selain koleksi batik, kawasan museum juga memiliki bangunan heritage nDalem Wuryaningratan. Pengunjung kemudian dapat melanjutkan kunjungan dengan berbelanja batik dan suvenir di showroom Danar Hadi.

Museum Batik Danar Hadi buka setiap hari pukul 09.00-16.30 WIB. Waktu istirahat berlangsung pukul 11.30-13.00 WIB.

Harga tiket masuk mulai Rp25.000 untuk pelajar dan Rp45.000 untuk umum.

3. Tahir Solo Museum

Tahir Solo Museum menawarkan pengalaman yang berbeda karena memadukan sejumlah bidang dalam satu tempat.

Museum ini berada di Komplek Pedaringan, Jalan Ki Hajar Dewantara, RT 4/RW 26, Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Di dalamnya terdapat berbagai zona yang menggabungkan sains, teknologi, seni, dan budaya. Konsep tersebut membuat museum dapat menjadi pilihan untuk mengajak anak mengenal berbagai bidang dalam satu kunjungan.

Tersedia pula kelas edukasi dengan sejumlah tema. Beberapa di antaranya adalah Universe and Planetarium, Space and Astronaut, Fossil and Dinosaur, serta Gaudi and Dinosaur.

Harga tiket masuk Tahir Solo Museum mulai Rp30.000 untuk pelajar dan Rp50.000 bagi pengunjung umum. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif mulai Rp100.000.

Anak berusia 0-3 tahun dapat masuk secara gratis.

Pada hari kerja, museum buka pukul 09.00-17.00 WIB. Sementara pada akhir pekan, jam operasionalnya berlangsung pukul 09.00-18.00 WIB.

4. Museum Tumurun

Museum Tumurun bisa menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin memperkenalkan seni kepada anak.

Museum ini terletak di Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 2, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

Koleksi yang dapat dinikmati pengunjung berupa karya seni modern dan kontemporer dari seniman lokal maupun regional. Museum memiliki koleksi permanen serta menyelenggarakan pameran khusus secara berkala.

Anak juga dapat melihat berbagai instalasi seni serta karya dari seniman yang sedang berkembang maupun seniman yang sudah dikenal luas.

Menariknya, kunjungan tidak hanya dilakukan dengan melihat karya. Pengunjung juga dapat berfoto di sejumlah karya seni yang tersedia di museum.

Harga tiket masuk Museum Tumurun mulai Rp50.000.

Museum ini buka Selasa sampai Minggu pukul 10.00-16.00 WIB.

5. Taman Balekambang

Taman Balekambang dapat menjadi pilihan ketika keluarga ingin menghabiskan waktu di ruang terbuka.

Berada di Jalan Depok, Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, taman ini menawarkan suasana yang berbeda dibandingkan wisata museum.

Keluarga dapat melakukan piknik dan bersantai di area hijau. Anak juga bisa diajak berjalan-jalan sambil menikmati pepohonan yang ada di kawasan taman.

Salah satu bagian yang dapat dilihat adalah Kolam Partini. Di kawasan taman, pengunjung juga dapat melihat rusa.

Dengan konsep ruang terbuka, Taman Balekambang dapat menjadi pilihan untuk mengisi agenda liburan keluarga dengan kegiatan yang lebih santai.

Taman Balekambang buka Selasa sampai Minggu pukul 07.00-18.00 WIB. Pada Senin, taman tutup.

Harga tiket masuk untuk wisatawan nusantara mulai Rp5.000 per orang. Sementara wisatawan mancanegara dikenakan tarif mulai Rp25.000 per orang.

Pembayaran tiket dilakukan melalui QRIS.

Pilihan Wisata Keluarga di Solo Sesuai Minat Anak

Lima destinasi tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda sehingga orang tua dapat menyesuaikannya dengan minat anak.

Jika anak tertarik dengan hewan, Solo Safari menyediakan kesempatan untuk melihat satwa, mengikuti edukasi, hingga mencoba berbagai aktivitas. Untuk pengenalan budaya, Museum Batik Danar Hadi menawarkan koleksi batik sekaligus kesempatan melihat proses pembuatannya.

Tahir Solo Museum lebih cocok bagi keluarga yang ingin mengenalkan sains dan teknologi. Sementara Museum Tumurun dapat menjadi pilihan untuk memperkenalkan seni modern dan kontemporer.

Adapun Taman Balekambang menawarkan pengalaman yang lebih sederhana melalui aktivitas piknik, berjalan-jalan, dan menikmati ruang terbuka.

Dengan pilihan tersebut, liburan keluarga di Solo tidak harus berfokus pada hiburan semata. Setiap destinasi dapat memberikan pengalaman berbeda yang membuat anak tetap aktif mengeksplorasi sekaligus mendapatkan pengetahuan baru.

Baca Juga : 

Sebelumnya

Cakranex Rancang Platform Aset Digital dari Kondisi Pengguna Smartphone Sehari-hari

Selanjutnya

5 Tempat Wisata Keluarga di Cimahi, Pilihan Liburan Seru Bersama Anak

Wisata Rakyat