Wisatarakyat.com – Punya momongan bukan alasan untuk berhenti mengeksplor tempat-tempat baru. Sebaliknya, liburan bersama anak justru menjadi peluang manis untuk melepas penat tanpa cemas harus menitipkan buah hati kepada orang lain.

Apa Manfaat Liburan Bersama Anak?

Agenda jalan-jalan sekeluarga punya pengaruh positif pada tumbuh kembang si kecil. Berikut adalah lima manfaat liburan bersama anak.

  • Melatih anak supaya lebih adaptif
  • Memicu rasa penasaran dan jiwa petualangan anak
  • Menumbuhkan ketertarikan pada bahasa baru
  • Mengenalkan anak tentang diversitas dan toleransi
  • Mengajarkan anak untuk eksploratif dan berani mengambil risiko

Tips Liburan Bersama Anak

Mulai dari tahap perencanaan sampai perjalanan pulang ke rumah, perhatikan tips berikut supaya liburan bersama anak jadi lebih menyenangkan.

  1. Buat Packing List

Ke mana pun destinasi wisata kalian, liburan yang sukses selalu dimulai dari rencana packing yang tepat. Agar terhindar dari kelupaan barang saat di perjalanan, susun daftar packing berdasarkan kategori.

Berikut beberapa item yang perlu Anda sertakan ke dalam packing list saat liburan bersama anak.

Dokumen KTP, paspor, visa, kartu kredit/debit, SIM, kartu asuransi
Pakaian Atasan, celana, piyama, kaos kaki, jaket, topi
Alas Kaki Sandal, sneakers, flat shoes
Alat Mandi Sikat gigi, odol, sampo, sabun, handuk, sisir
Elektronik Smartphone, tablet, kamera, charger, powerbank, headphone
Kebersihan Sanitizer, tisu basah, kantong baju kotor
Lain-lain Kacamata, sunscreen, botol minum

 

  1. Libatkan Anak Saat Merencanakan Liburan

Momen bonding dengan anak saat liburan bisa Anda mulai sejak tahap perencanaan. Selain membangun pola komunikasi yang sehat, cara ini juga membuat anak lebih bersemangat dan merasa pendapatnya didengar.

Perlu gambaran untuk mengajak anak merencanakan liburan? Pakai empat tips ini.

  • Ajak anak untuk ikut riset objek wisata, misalnya dengan membaca artikel atau menonton vlog
  • Buat beberapa skema liburan dan biarkan anak Anda yang menentukan pilihan
  • Prioritaskan preferensi anak—apakah ia lebih suka ke kolam renang atau pantai; wahana bermain atau kebun binatang; air terjun atau taman buah-buahan
  • Tanya definisi liburan impian menurut pendapatnya
  1. Susun Itinerary

Agar tak kewalahan saat liburan bersama anak, pastikan rencana perjalanan kalian sudah tersusun dengan baik. Beberapa hal yang bisa Anda masukkan ke dalam rencana perjalanan antara lain.

  • Kunjungan indoor ke museum atau ke rumah keluarga di daerah sekitar
  • Kegiatan outdoor seperti piknik di taman atau mengunjungi kebun binatang
  • Belanja oleh-oleh dan cendera mata
  • Wisata kuliner untuk berburu makanan khas setempat

Jangan lupa untuk selalu terbuka pada perubahan rencana—misalnya dengan menunda piknik di taman saat cuaca sedang hujan. Siasati perubahan mendadak seperti ini dengan menukar jadwal dengan aktivitas lainnya.

  1. Bawa Serta Obat-obatan

Selalu siapkan obat-obatan esensial saat liburan, khususnya bila anak Anda punya alergi terhadap kandungan obat warung. Sekurang-kurangnya, bawalah kotak P3K, paracetamol, vitamin C, dan suplemen makan.

  1. Bawa Mainan Sebagai Hiburan

Jujur saja, menghadapi tantrum di tengah liburan bukanlah bagian dari rencana perjalanan siapa pun. Untuk meminimalkan rasa bosan dan menenangkan anak saat marah, bawa serta beberapa mainan kesukaannya.

Mulai dari krayon, mobil-mobilan, lego, busy book, hingga tablet, pastikan mainan tak terlalu memakan tempat saat packing.

  1. Pakaikan Baju Berlapis

Memakaikan baju berlapis kepada anak setidaknya punya tiga manfaat. Pertama, untuk mengefisiensi packing. Kedua, untuk menjauhkan anak dari masuk angin. Ketiga, untuk mengantisipasi jika ada perubahan cuaca saat perjalanan.

Cukup hindari luaran yang sulit dilepas dan celana dengan banyak kancing yang menyulitkan anak saat ke toilet. Jika liburan kalian melibatkan banyak pergerakan, pilih sepatu daripada sandal agar tak mudah terlepas.

  1. Beri Gambaran Ekspektasi

Sebelum berangkat berlibur, anak sebaiknya diberi pemahaman tentang apa yang bisa ia ekspektasikan.

Sebagai contoh, Anda bisa memberitahunya tentang durasi perjalanan dan perkiraan risiko macet. Akan lebih bagus kalau Anda juga menyarankan beberapa aktivitas untuk ia lakukan jika bosan di perjalanan.

  1. Sedia Camilan yang Cukup

Sekantong camilan berisi snack gurih, protein bar, dan permen rendah gula wajib dibawa saat liburan bersama anak. Selain untuk mengisi waktu saat perjalanan, camilan juga akan menjadi solusi pereda lapar saat rest area tak kunjung tampak.

  1. Utamakan Keamanan Anak

Selalu ajarkan anak untuk tetap berada dalam pengawasan orang tua, khususnya saat mengunjungi tempat-tempat ramai.

Untuk memastikan keamanan ekstra kepada anak, pertimbangkan beberapa tips berikut.

  • Bekali anak dengan kalung identitas berisi nomor ponsel Anda agar petugas bisa segera menghubungi jika ia tersesat di tempat publik.
  • Pakaian tas kecil berisi ponsel atau GPS tracker supaya keberadaan anak bisa dipantau secara digital.
  • Kenakan gantungan kunci alarm yang menimbulkan suara nyaring saat ditekan. Benda ini berguna menyelamatkan anak dari upaya kejahatan.
  1. Nikmati Momen dengan Optimal

Pada akhirnya, liburan bersama anak adalah upaya Anda untuk bersenang-senang dengan keluarga. Tepikan dulu urusan pekerjaan. Saatnya menikmati momen sambil sesekali memotret buah hati yang tampak sangat gembira.

Tips Liburan Bersama Anak: 3 Hal yang Harus Dihindari

Faktanya, liburan bersama anak bukan hanya soal tips penting yang harus dilakukan. Ada juga tiga hal yang wajib Anda Anda catat dan hindari.

  1. Mengabaikan Jadwal Sekolah Anak

Jalan-jalan di hari libur nasional memang rawan macet. Namun, mengabaikan jadwal sekolah anak juga tak selalu jadi solusi.

Meski kalian bisa sesekali pergi berlibur di hari sekolah, pastikan untuk selalu bertanya lebih dulu apakah ada kuis atau ujian penting di hari tersebut.

  1. Kurang Riset

Supaya terhindar dari kendala yang tidak perlu, imbangi rencana perjalanan dengan upaya riset yang maksimal. Sebelum menentukan tujuan berlibur, pastikan Anda sudah riset beberapa hal ini.

  • Kapan jam padat pengunjung
  • Bagaimana rute dan medan perjalanan
  • Akses penginapan
  • Sistem pembelian tiket

 

  1. Tidak Mengevaluasi Liburan

Kalau anak Anda duduk di bangku Sekolah Dasar, bisa dipastikan bahwa pengalaman liburan kalian akan ia ceritakan saat ada tugas Bahasa Indonesia. Tidakkah Anda ingin menjadi orang pertama yang mendengarkannya bercerita?

Kalau Anda bepergian secara lokal dengan kendaraan pribadi, manfaatkan perjalanan pulang untuk berdiskusi tentang liburan kalian. Tanyakan apa yang ia suka dan apa yang tidak. Simpulkan jawabannya sebagai bekal untuk merencanakan liburan yang akan datang.

Baca juga :

 

Share: