SEJARAH CANDI BOROBUDUR

candi Borobudur adalah candi terbesar di dunia dan merupakan monument budha terbesar di dunia, di perkiraakan candi Borobudur di bangun sekitar tahun 800 M oleh penganut budha Mahayana pada masa pemrintahan wangsa syailendra, monument ini di temukan oleh pasukan inggris di bawah pimpinan sir Thomas Stanford reflles pada tahun 1814 dan bersihkan seluruhnya pada tahun 1835, kemudian di lakukan pemugaran atau perbaikan kembali dari tahun 1975 sampai 1982 oleh pemrintah Indonesia dan UNESCO yang kemudian Borobudur masuk dalam daftar situs warisan dunia.

 

Candi Borobudur

Sumber :kebudayaan.mendikbud.go.id

 

DAYA TARIK

Baca Juga : Wisata Lawang Sewu Semarang

Candi Borobudur terdiri dari enam teras yang berbentuk bujur sangkar yang di atasnya ada tiga pelataran melingkar dan pada dindingnya di hiasai dengan 2.672 panel relief. dan terdapat 504 arca budha, koleksi relief candi Borobudur merupakan yang terlengkap di dunia.

Borobudur di bangun dengan gaya mandala yang mencerminkan alam semesta dalam kepercayaan budha, struktur bangunan candi Borobudur berbentuk kotak dengan empat pintu masuk dan titik pusat yang berbentuk lingkaran, candi Borobudur terdiri dari dua bagian yaitu alam dunia yang terbagi menjadi tiga zona di bagian luar dan alam nirwana di bagian pusat.

Candi Borobudru

Sumber : Alfitourjogja.com

 

Zona pertama adalah kamadhatu yang mencerminkan alam dunia yang terlihat dan di alami oleh manusia, kamadhatu terdiri dari 160 relief yang mejelaskan karmawibhangga yaitu tentang hukum sebab akibat yang menggambarkan tentang sifat dan nafsu yang di miliki manusia.

Zona dua adalah rupadhatu yang mencerminkan alam peralihan, dimana manusia sudah bebas dari urusan dunia, rupadhatu terdiri dari ukiran relief batu patung budha yang berjumlah 328, menurut manuskrip sansekerta rupadhatu terdiri dari 1300 relief yang berupa gandhawyuha, lalitawistara, jataka dan awadana, yang membentang sejauh 2,5 Km dengan 1212 panel.

Baca Juga : Air Terjun Grojogan Sewu

Zona tiga adalah arupadhatu yang mencerminkan alam tertinggi yaitu rumah tuhan, arupadhatu berupa tiga serambi berbentuk lingkaran yang mengarah kebagian pusat atau stupa yang menggambarkan kebangkitan dunia, tidak adanya ornament atau hiasan pada bagian ini menggambarkan kemurnianya yang tinggi

Serembi pada arupadhatu terdiri dari stupa yang berbentuk lingkaran yang berlubang, lonceng terbalik, berisi patung budha yang mengarah kebagian luar candi, jumlah keseluruhan stupa adalah 72 dan stupa utama yang berada di tengah.

Candi Borobudur

sumber : teritorial.com

 

 

LOKASI

Alamat candi Borobudur adalah berada di kecamatan borobudur, kabupaten magelang, provinsi jawa tengah

Baca Juga : Kota Lama Semarang

RUTE

Rute yang bisa di lalui pengunjung jika dari arah jogja adalah kearah barat dengan melawati Jalan KH Ahmad Dahlan, setelah sampai pertigaan ambil arah ke utara melewati jalan Ledjen Suprapto, kemudian lurus saja menuju jalan Tentara Rakyat Mataram, kemudian setelah sampai di bundaran, ambil jalan pertama untuk menuju jalan Tentara Pelajar, kemudian lurus saja menuju jalan magelang hingga sampai di bundaran ambil jalan keluar kedua untuk melewati jalan Magelang Yogyakarta lurus saja sampai pertigaan ambil arah barat untuk menuju Jalan Mayor Kusen sampai di pertigaan barat melewati jalan Sudirman, kemudian lurus terus mengikuti jalan maka akan sampai di lokasi candi Borobudur.

JAM OPRASIONAL

Candi Borobudur muali beroprasi dari jam 06.00-07.00

HARGA TIKET

WISATAWAN LOKAL

UMUM

Rp. 40.000

PELAJAR

Rp. 20.000

WISATAWAN ASING

UMUM

$ 8

PELAJAR

$ 20

CATATAN : harga Tiket bisa berubah sesuai kebijakan pengelola