Wisatarakyat.com – Gunung Batur, yang menjulang tinggi sekitar 1.717 meter di atas permukaan laut, menjadi salah satu tempat terbaik untuk menikmati keindahan sunrise di Pulau Bali. Destinasi eksotis ini menawarkan pengalaman liburan yang tak terlupakan, khususnya bagi para penggemar aktivitas mendaki gunung.

 

Sebelum memulai petualangan mendaki Destinasi wisata alam ini, persiapan yang matang sangat diperlukan. Stamina, fisik, dan perbekalan untuk perjalanan ke puncak harus dipersiapkan dengan baik.

Lokasi Gunung Batur Bali

Tempat wisata ini tepatnya beralamat  di Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli, Bali, yang dapat dicapai setelah perjalanan sekitar 2 jam dari Kota Denpasar. Rute perjalanan bisa melalui Ubud menuju Jalan Raya Payangan, lalu melanjutkan ke kawasan Kintamani. Setelah itu, pilihlah jalur trekking yang diinginkan.

 

Harga Tiket

 

Untuk masuk kawasan wisata ini biayanya tergolong terjangkau, dengan biaya sekitar Rp 25.000 untuk turis domestik dan Rp 50.000 untuk turis asing. Bagi yang memilih paket wisata dengan guide, harganya bervariasi mulai dari Rp 150.000. Ada opsi private tour atau open trip dengan jumlah peserta minimal.

Catatan : Harga tiket bisa berubah sesuai kebijakan pengelola

Jam Operasional

Wisata bali ini buka 24 jam, memberikan fleksibilitas bagi para pengunjung untuk menikmati pesonanya kapan pun selama sehari.

 

Daya Tarik

Geopark Pertama di Indonesia

 

Gunung Batur, dengan nilai sejarahnya, resmi diakui sebagai geopark pertama di Indonesia. Kawasan kaldera gunung ini telah terbentuk sejak 29 abad yang lalu, menawarkan lebih dari sekadar keindahan alam. Gunung Batur juga mengandung nilai budaya dan ekologi yang kental, menjadikannya destinasi unik yang memadukan kekayaan alam dan warisan budaya.

 

Kaldera Gunung yang Unik

 

Dengan kaldera hitamnya, Gunung Batur menampilkan lanskap danau yang memukau. Dengan ukuran 13,8 km x 10 km dan terbagi menjadi Kaldera I dan Kaldera II, tempat ini memberikan pemandangan yang unik dan menakjubkan. Kalderanya menjadi saksi bisu letusan dahsyat gunung tersebut, menciptakan pemandangan alam yang memikat hati para pengunjung.

Trekking di Gunung Batur

 

Mendaki Gunung Batur bukan hanya sekadar kegiatan fisik, tetapi juga pengalaman trekking yang menarik. Selama perjalanan menuju puncak, para pendaki disuguhkan oleh pemandangan alam yang indah. Bonus tambahan adalah momen matahari terbit yang mempesona ketika mencapai puncak, menciptakan kenangan tak terlupakan.

 

Berkunjung ke Danau Batur

 

Keindahan Gunung Batur tidak hanya terbatas pada puncaknya. Danau Batur, dengan kemampuannya untuk mengubah warna air sesuai kadar belerang, menawarkan pemandangan yang sangat menawan. Pengunjung dapat menikmati ketenangan dan keunikan danau ini, menjadikannya tujuan yang tak boleh dilewatkan.

Danau Batur, yang terbentuk secara alami akibat letusan gunung, menjadi danau terluas di Indonesia. Perahu menjadi sarana utama untuk menjelajahi danau yang tenang ini. Warnanya yang dapat berubah sesuai kadar belerang di dasar danau menambah daya tariknya, menciptakan pengalaman eksplorasi alam yang unik dan menarik.

 

 

Mengelilingi Lereng Gunung

 

Mengelilingi lereng Gunung Batur memberikan kesempatan untuk menemukan objek wisata menarik lainnya. Pura Ulun Danu Batur, Pemandian Air Panas Toya Bungkah, dan Pemandian Air Panas Toya Devasya adalah beberapa destinasi menarik yang dapat ditemukan di sekitar area ini. Jalan berliku di sekitar lereng memberikan pengalaman eksplorasi yang memuaskan bagi para pengunjung.

 

Fasilitas

 

Sebagai destinasi pendakian populer, Destinasi wisata ini dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Hiking centre menyediakan sarana dan penyewaan alat pendakian, sementara rencana pembangunan shelter di jalur pendakian akan menjadi titik istirahat bagi para pendaki.

Saat ini, Gunung Batur telah menyediakan area parkir, tempat penginapan, dan warung makan, sehingga para pengunjung dapat menikmati petualangan mereka tanpa khawatir kelaparan atau kekurangan perbekalan.

Share: