Wisatarakyat.com – Wisata Kawah Ijen tetap menjadi tujuan favorit pengunjung karena keunikan kawahnya yang memancarkan api berwarna biru.

Berlokasi di antara dua kabupaten, Banyuwangi dan Bondowoso, gunung ini memiliki ketinggian mencapai 2443 meter di atas permukaan laut.

Bagian barat kawah dilengkapi dengan bendungan yang dibangun pada zaman Belanda untuk mencegah luapan kawah Ijen.

Fenomena Blue Fire di Kawah Ijen biasanya terjadi antara pukul 02.00-04.00 WIB, menciptakan pemandangan yang memukau dengan kobaran api biru di tengah malam gelap.

Kecantikan ini mendorong wisatawan dari dalam dan luar negeri untuk melakukan pendakian malam yang dingin demi menyaksikan keajaiban Blue Fire .

Lokasi Wisata Kawah Gunung Ijen

Sebagai destinasi wisata alam populer di Jawa Timur, tempat wisata ini dapat diakses dengan mudah menggunakan kendaraan bermotor.

Namun, untuk mencapai puncak gunung dan menikmati keindahan kawahnya, diperlukan perjalanan trekking dengan berjalan kaki.

Semua perjuangan dan kelelahan akan terbayar saat tiba di puncak dan menyaksikan keindahan alam yang luar biasa. kawah ijen dimana ? Alamat Kawah Gunung Ijen berada di perbatasan antara Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi.

Tepatnta berada di Pt. Perk. Lidjen, Tamansari, Kec. Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68454

Harga Tiket Masuk Gunung Ijen

Hari Biasa

  • Wisatawan Lokal : Rp. 5.000
  • Wiatawan Asing : Rp. 100.000

Hari Libur

  • Wisatawan Lokal : Rp. 7.500
  • Wisatawan Asing : Rp. 150.000

Catatan : Harga tiket bisa berubah sesuai kebijkan pengelola

Jam Operasional

Kawah Ijen buka setiap hari mulai pukul 02:00 hingga 12:00.

Daya Tarik

Cagar Alam Wisata Ijen

Kawah Ijen, terletak di Jawa Timur, merupakan salah satu cagar alam wisata Ijen yang menakjubkan. Dengan luas mencapai 20 km persegi, kawah gunung ini dikelilingi oleh dinding kaldera setinggi 500 meter.

Baca Juga :  Pantai Kasap Pacitan , Raja Ampat Versi Jawa

Keistimewaan lainnya adalah kandungan asam yang hampir mendekati nol, menciptakan suhu sekitar 200 derajat Celsius.

Fenomena Alam Api Biru atau Blue Fire

Untuk melihat keindahan alam Kawah Ijen secara lebih jelas, disarankan untuk mendaki pada dini hari. Fenomena Blue Fire atau api biru yang mempesona terdapat pada bagian bawah kawah.

Api biru ini berasal dari cairan belerang yang mengering, menjadi bahan tambang yang dimanfaatkan oleh warga setempat. Pengalaman menakjubkan ini dapat dinikmati khususnya saat suasana gelap.

Belerang sebagai Souvenir

Kunjungan ke destinasi wisata jawa timur ini akan terasa kurang lengkap tanpa membeli souvenir. Selain dikenal sebagai tempat wisata, kawah ini juga menjadi tempat tambang belerang yang populer.

Di pos Paltuding, terdapat warung makan dan minuman khas yang dikelola oleh Pak Im, seorang pemandu wisata.

Warung tersebut tidak hanya menjual hidangan lezat tetapi juga berbagai souvenir khas, seperti keranjang kecil berisi serpihan belerang warna kuning.

Penambang di Dasar Kawah

Pengunjung tidak hanya dapat menikmati panorama alam, tetapi juga dapat menyaksikan kegiatan penambang di dasar kawah.

Para penambang turun ke dasar kawah untuk mengumpulkan bongkahan belerang, yang kemudian dibawa dan ditampung di puncak gunung.

Para penambang melakukannya dengan cara konvensional, mengandalkan tenaga tubuh mereka.

Indahnya Matahari Terbit di Kawah Ijen

Salah satu momen indah di tempat wisata ini adalah proses matahari terbit di Gunung Ijen. Dari gunung ini, wisatawan dapat melihat pesona gunung di daerah lain, seperti puncak Gunung Raung, Gunung Suket, dan Gunung Rante.

Spot Instagramable

Wisata Alam ini bukan hanya indah untuk dipandang tetapi juga merupakan spot yang cocok untuk foto Instagram, terutama jika Anda berkesempatan untuk melihat Blue Fire.

Baca Juga :  Air Terjun Mangku Sakti, Keindahan Alam Tersembunyi di Sembalun

Pengunjung dapat mengabadikan momen ini, serta berfoto saat pendakian atau dengan latar indahnya danau Kawah Ijen pada pagi hari.

Taksi Manusia dan Homestay

Uniknya, di Kawah Ijen terdapat taksi manusia atau ojek gerobak yang didorong oleh penambang. Selain itu, untuk para wisatawan yang ingin bermalam, tersedia homestay dengan biaya per malam mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000.

Wisata Kopi di Kaki Gunung

Setelah menikmati pesona destinasi wisata alam ini, pengunjung dapat menikmati hidangan kopi di Dusun Lerek, Kelurahan Gombengsari.

Kopi lego, yang tumbuh di sana, dapat dinikmati dalam suasana perkebunan kopi yang indah. Wisatawan dapat memetik kopi sendiri dan menikmatinya di tengah perkebunan.

Fasilitas

Wisata Kawah Ijen dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk area parkir kendaraan, pusat informasi, warung jajan, toilet umum, blue fire viewpoint, tempat ibadah, tour guide, troli, sunrise viewpoint, dan pusat oleh-oleh. Semua fasilitas ini memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengunjung selama berkunjung di Kawah Ijen.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x