25 Tempat Wisata di Aceh Besar yang Wajib Dikunjungi, Surga Pantai, Bukit, hingga Wisata Sejarah
Wistarakyat.com – Aceh Besar menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang menyimpan beragam destinasi wisata alam dan sejarah. Wilayah dengan ibu kota Jantho ini dikenal memiliki puluhan objek wisata yang tersebar di berbagai kecamatan, mulai dari pantai berpasir putih, pulau eksotis, air terjun, kawasan hutan lindung, hingga situs bersejarah peninggalan masa Hindu dan Kesultanan Aceh.
Keunggulan wisata Aceh Besar tidak hanya terletak pada panorama alamnya, tetapi juga ragam aktivitas yang dapat dilakukan. Kawasan Lhoknga misalnya, telah lama dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk berselancar di Indonesia. Sementara itu, wisatawan yang menyukai petualangan juga dapat menikmati trekking hutan, snorkeling, memancing, hingga mendaki gunung.
Berikut rekomendasi tempat wisata di Aceh Besar yang layak masuk daftar kunjungan saat berlibur.
Cara Menuju Aceh Besar
Perjalanan menuju Aceh Besar relatif mudah karena kabupaten ini menjadi pintu gerbang utama Provinsi Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda yang berada di Kecamatan Blang Bintang.
Bandara tersebut melayani penerbangan domestik dari Jakarta dan Medan, serta beberapa rute internasional. Dari bandara, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan sewaan atau transportasi darat menuju berbagai destinasi wisata di Aceh Besar.
1. Pantai Lampuuk
Pantai Lampuuk menjadi salah satu ikon wisata Aceh Besar yang terkenal dengan hamparan pasir putih dan laut berwarna biru jernih.
Suasana pantai semakin menarik berkat deretan pohon cemara dan perbukitan hijau di sekelilingnya. Berbagai kafe dan pondok tersedia sebagai tempat bersantai sambil menikmati panorama laut.
Lokasinya dapat ditempuh sekitar 45 menit dari Bandara Sultan Iskandar Muda.
2. Pulau Aceh
Pulau Aceh merupakan gugusan kepulauan yang terdiri atas Pulau Nasi, Pulau Breueh, serta sejumlah pulau kecil lainnya.
Kawasan ini menawarkan wisata bahari yang masih alami dengan taman laut yang kaya akan terumbu karang dan berbagai jenis ikan.
Selain snorkeling dan menikmati keindahan laut, Pulau Aceh juga dikenal sebagai salah satu lokasi memancing terbaik di Aceh.
3. Pantai Lhoknga
Pantai Lhoknga menjadi destinasi favorit para peselancar karena memiliki ombak yang menghadap langsung ke Samudra Hindia.
Musim terbaik untuk berselancar berlangsung antara Juli hingga November. Selain olahraga selancar, wisatawan juga dapat menikmati pantai berpasir putih dengan garis pantai yang panjang.
Di sekitar pantai tersedia banyak kafe dan tempat bersantai.
4. Pantai Momong
Pantai Momong merupakan destinasi yang berada di balik perbukitan dekat Pantai Lampuuk.
Pantai ini menawarkan perpaduan pasir putih, laut biru, serta panorama bukit hijau yang memberikan suasana tenang.
Tersedia sebuah kafe sekaligus penginapan yang menjadi tempat favorit wisatawan menikmati pemandangan pantai.
5. Benteng Indra Patra
Benteng Indra Patra merupakan situs sejarah yang berasal dari masa Kerajaan Hindu Indra Patra dan kemudian dimanfaatkan sebagai benteng pertahanan Kesultanan Aceh Darussalam.
Di kawasan benteng masih dapat ditemukan bangunan berbentuk persegi, sumur, stupa, hingga bunker pertahanan.
Lokasinya sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh.
6. Rumah Cut Nyak Dhien
Rumah Cut Nyak Dhien menjadi destinasi sejarah yang banyak dikunjungi wisatawan.
Bangunan ini merupakan replika rumah pahlawan nasional Cut Nyak Dhien yang dibangun kembali di Desa Lampisang.
Di dalamnya tersimpan berbagai artefak, foto sejarah, dan benda peninggalan yang berkaitan dengan perjuangan Cut Nyak Dhien melawan kolonial Belanda.
7. Pantai Lhok Mee
Pantai Lhok Mee memiliki ciri khas berupa pepohonan yang tumbuh di perairan dangkal dekat bibir pantai.
Perpaduan pasir putih, air laut berwarna biru, dan deretan pohon cemara menciptakan panorama yang berbeda dibandingkan pantai lainnya di Aceh Besar.
Pantai ini cocok untuk berenang, snorkeling, memancing, maupun bersantai bersama keluarga.
8. Benteng Inong Balee
Benteng Inong Balee dibangun atas prakarsa Laksamana Malahayati sebagai benteng pertahanan Kesultanan Aceh.
Sisa-sisa pondasi benteng masih dapat dilihat hingga sekarang, lengkap dengan lubang pengintai yang menghadap ke Selat Malaka.
Selain nilai sejarahnya, lokasi benteng juga menawarkan panorama Teluk Krueng Raya dan Pelabuhan Malahayati.
9. Lhokseudu
Lhokseudu merupakan kawasan wisata pantai yang terkenal dengan restoran dan kafe yang dibangun di atas laut.
Di kawasan ini terdapat berbagai replika bangunan terkenal dunia sebagai spot berfoto.
Saat sore hari, Lhokseudu menjadi salah satu lokasi favorit menikmati matahari terbenam.
10. Kebun Kurma Barbate
Kebun Kurma Barbate dikenal sebagai salah satu kebun kurma terbesar di Aceh.
Selain menikmati suasana kebun, pengunjung dapat mencoba berbagai aktivitas seperti berkuda, mengendarai ATV, hingga bersantai di pondok yang tersedia.
Kawasan ini juga dilengkapi kafe dan restoran.
11. Bukit Jalin
Bukit Jalin menawarkan hamparan padang rumput hijau yang membentang luas.
Di bagian bawah bukit mengalir sungai yang menambah keindahan lanskap alam.
Lokasinya berada di kawasan Jantho dan dapat ditempuh sekitar satu setengah jam dari Banda Aceh.
12. Teluk Jantang
Teluk Jantang menjadi salah satu pantai tersembunyi di Aceh Besar.
Air laut yang jernih memungkinkan wisatawan melihat terumbu karang dan ikan berwarna-warni saat berenang.
Pantai ini berada di Desa Jantang, Kecamatan Lhoong.
13. Pantai Ujong Batee
Pantai Ujong Batee memiliki pasir berwarna hitam dan menghadap langsung ke Selat Malaka.
Dari pantai ini wisatawan dapat melihat Pulau Weh dari kejauhan.
Deretan pohon pinus di sepanjang pantai menciptakan suasana yang teduh sehingga cocok untuk bersantai bersama keluarga.
14. Air Terjun Lhoong
Air Terjun Lhoong menawarkan kolam alami yang dapat digunakan untuk berenang.
Lingkungan yang masih dipenuhi pepohonan rindang membuat udara di kawasan ini terasa sejuk dan nyaman untuk berwisata alam.
15. Hutan Raya Pocut Meurah Intan
Tahura Pocut Meurah Intan merupakan kawasan hutan lindung seluas sekitar 6.300 hektare di kawasan Gunung Seulawah.
Selain hutan alami, kawasan ini memiliki air terjun, sumber air panas, kawah sulfur, bendungan peninggalan Belanda, serta habitat berbagai satwa liar.
16. Masjid Tua Indrapuri
Masjid Indrapuri merupakan salah satu masjid tertua di Aceh.
Bangunan ini berdiri di atas bekas benteng dan pura Hindu yang kemudian dialihfungsikan menjadi masjid pada masa Kesultanan Aceh.
Keaslian arsitektur lama masih tetap dipertahankan hingga sekarang.
17. Waduk Keliling
Waduk Keliling tidak hanya berfungsi sebagai penampungan air, tetapi juga menjadi objek wisata alam.
Pemandangan pegunungan yang mengelilingi waduk serta keberadaan pulau kecil di tengah waduk menjadi daya tarik utama kawasan ini.
Fasilitas wisata juga telah tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
18. Pucok Krueng
Pucok Krueng berada di kawasan karst yang menjadi muara sungai menuju Pantai Lhoknga.
Air sungainya berwarna hijau muda dengan tebing putih di kedua sisi sehingga menciptakan panorama yang unik.
Kawasan ini juga memiliki nilai penting sebagai ekosistem karst yang menjadi habitat berbagai flora dan fauna.
19. Brayeun
Brayeun merupakan lokasi pemandian alam yang terbentuk dari bendungan di sebuah lembah.
Airnya yang jernih dipadukan dengan panorama pegunungan menjadikan tempat ini ramai dikunjungi saat akhir pekan.
Berbagai fasilitas seperti penyewaan pelampung, perahu karet, dan kafe telah tersedia.
20. Bukit Lamreh
Bukit Lamreh menawarkan pemandangan laut biru dari atas tebing.
Bentang alam yang menjorok ke laut menjadikan kawasan ini salah satu lokasi favorit untuk menikmati panorama pesisir Aceh Besar.
21. Pemandian Air Panas Ie Suum
Pemandian Air Panas Ie Suum berada di Desa Ie Suum, Kecamatan Masjid Raya.
Pengunjung dapat berendam di kolam air panas alami sambil menikmati suasana alam yang masih asri.
Lokasinya berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Banda Aceh.
22. Lapangan Golf Seulawah
Lapangan Golf Seulawah memiliki 18 hole dengan latar belakang laut, danau kecil, bukit hijau, serta pepohonan cemara.
Posisinya yang berada dekat kawasan pantai menjadikan pengalaman bermain golf terasa berbeda dibanding lapangan pada umumnya.
23. Masjid Rahmatullah
Masjid Rahmatullah menjadi salah satu saksi sejarah bencana gempa dan tsunami Aceh tahun 2004.
Bangunan masjid tetap berdiri meski kawasan di sekitarnya mengalami kerusakan akibat tsunami.
Saat ini, di samping masjid terdapat museum kecil yang menyimpan dokumentasi mengenai peristiwa tersebut.
24. Wahana Impian Kuta Malaka
Wahana Impian Kuta Malaka merupakan taman rekreasi air yang cocok untuk liburan keluarga.
Area seluas sekitar lima hektare ini dilengkapi berbagai wahana permainan air, spot foto, kafe, dan fasilitas pendukung lainnya.
25. Mendaki Gunung Seulawah
Gunung Seulawah memiliki ketinggian sekitar 1.806 meter di atas permukaan laut dan menjadi tujuan favorit bagi pencinta pendakian.
Jalur pendakian melewati kawasan hutan yang masih alami dengan beragam satwa liar.
Pendakian menuju puncak membutuhkan waktu sekitar enam jam, sedangkan perjalanan turun memerlukan sekitar tiga jam.
Aktivitas Wisata yang Bisa Dilakukan di Aceh Besar
Selain menikmati panorama alam, Aceh Besar menawarkan beragam aktivitas wisata yang menarik, antara lain:
- Berselancar di Pantai Lhoknga.
- Menikmati pantai berpasir putih di Lampuuk, Lhok Mee, dan Momong.
- Snorkeling di Pulau Aceh dan Teluk Jantang.
- Memancing di Pulau Aceh maupun Lhokseudu.
- Berendam di Pemandian Air Panas Ie Suum.
- Trekking di Tahura Pocut Meurah Intan.
- Mendaki Gunung Seulawah.
- Mengunjungi benteng dan museum bersejarah.
- Berwisata keluarga di Wahana Impian Kuta Malaka.
- Menikmati panorama perbukitan di Bukit Jalin dan Bukit Lamreh.
Penutup
Aceh Besar memiliki kekayaan destinasi wisata yang sangat beragam, mulai dari pantai, pulau, bukit, air terjun, kawasan hutan, hingga peninggalan sejarah yang masih terawat. Beragam pilihan tersebut menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Provinsi Aceh.
Dengan akses yang mudah melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, wisatawan dapat menjelajahi berbagai objek wisata sesuai minat, baik untuk liburan keluarga, wisata sejarah, petualangan alam, maupun aktivitas olahraga seperti selancar. Kombinasi panorama alam dan nilai sejarah inilah yang membuat Aceh Besar layak menjadi salah satu destinasi yang patut dikunjungi saat berada di Tanah Rencong.
Baca Juga:












