Candi badut malang merupakan candi peninggalan hindu yang  begitu cantik dengan panorama yang ada. Candi yang di sisinya terdapat pepohonan terletak di sebelah pemukiman. Namun adanya pemukiman di sisi kanan- kiri tidak akan mempengaruhi keindahan candi. Candi Badut Malang dapat menjadi objek wisata budaya dan dapat dimasukkan program list liburan di masa kini.

Candi Badut Malang yang merupakan bangunan cagar budaya ini dapat dinikmati dengan duduk santai di rerumputan yang ada. Atau dengan duduk dan bersandar di pepohonan. Bunga-bunga yang baris di area candi akan menambah suasana keindahan. Udara dan suhu yang relatif sejuk akan membuat pengunjung ingin berlama-lama di area candi.

Sejarah Singkat

Candi badut malang diperkirakan berusia 1400 tahun ini dibangun untuk memuliakan Resi Agastya. Hal itu dapat dibuktikan dengan Prasasti Dinoyo tahun 760 m. Candi Badut yang ditemukan pada tahun 1921 ini dengan bentuk gundukan yang kemudian digali. Orang yang pertama kali menemukan adalah seorang Belanda. Candi yang dibangun kembali pada tahun 1925-1927 terlihat runtuh, hanya bagain kaki yang terlihat dan masih bisa dinikmati hingga sekarang.

Candi Badut Malang
ssumber : malang.merdeka.com

Lokasi

Candi ini terletak di Jl. Candi 5D, Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kota Malang, Jawa Timur, 65146.

Rute

Rute yang bisa diambil oleh para pengunjung dari uiversitas ma chung adalah berjalan menuju timur laut ke Jl. Raya Dieng Atas 600 m. Kemudian belok kanan ke Jl. Karangampel Timur. Kemudian belok kanan ke Jl. Raya Candi VD 50 M belok kanan. Sampai di okasi tujuan Candi Badut.

Jam Operasional

Candi Badut buka setiap hari pukul 08.00-15.00 WIB

Booking.com

Harga Tiket

Pengunjung yang datang tidak dikenakan tarif masuk, melainkan bayar dengan seikhlasnya. Candi Badut juga menyediakan buku kecil pedoman yang isinya sejarah candi seharga Rp. 5.000-10.000

Daya Tarik

Candi Badut Malang ditemukan oleh seorang kontrolir Belanda ini dibangun dengan batu andesit. Ciri khas yang membedakan dengan candi-candi yang lain adalah pahatan pintu kalakamara. Pahatan tersebut menghiasi pintu masuk Candi Badut. Tak hanya itu, kebanyakan candi Jawa Timur dibangun dengan batu bata merah dengan relif terdapat rahang bawah, namun di Candi Badut ini menggunakan batu andesit dan tanpa rahang bawah. Hal seperti itu banyak dijumpai candi-candi di Jawa Tengah.

Candi yang menanamkan wisata beserta cinta budaya ini wajib ditelusuri dan dijaga kelestariannya. Candi ini tempat edukasi wisata budaya indonesia yang cocok untuk dikenalkan kepada muda-mudi.

Tak hanya itu, selain menjadi area wisata Candi Badut ini masih sering digunakan untuk ibadah. Di hari-hari tertentu akan banyak orang berdatangan melaksanakan upacara yang menjadi kepercayaan mereka.

Selain perbedaan bangunan dengan candi di Jawa Timur, Candi Badut memiliki bagian-bagian tertentu seperti kaki, badan, dan kepala candi. Anda akan memahami bagian-bagian tersebut ketika sampi berkunjung di Candi Badut. Candi peninggalan agama hindu ini dekat dengan pegunungan megah. Gunung arjuna yang terletak di bagian sisi barat, gunung kawi bagian selatan, gunung semeru pada bagian timur, serta gunung tengger pada bagaian utara.

Fasilitas

  • Mushola
  • Toilet
  • Warung Makan
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *