Wisatarakyat.com – Mau banget dong bikin akhir pekan jadi seru dengan kegiatan yang asyik? Gampang banget! Coba deh mampir ke Jakarta Maritime Museum di Jakarta Utara. Tempat ini keren banget buat jalan-jalan, apalagi kalo suka yang seru-seruan dan bisa sambil belajar. Di sini nggak cuma ada wisata edukatifnya aja, tapi juga punya koleksi yang super menarik loh!

Lokasi Jakarta Maritime Museum

Anda dapat dengan mudah menemukan lokasi museum ini. Sebab, museum bahari terletak di wilayah Jakarta Utara, spesifiknya di Jalan Pasar Ikan, RT 11, RW 04, Kawasan Penjaringan.

Harga Tiket Masuk Jakarta Maritime Museum

Berikut kami bagikan daftar harga tiket masuk museum yang terupdate:

  • Mahasiswa: 000,00 per orang
  • Anak-Anak: 000,00 per orang
  • Dewasa :               000,00 per orang

(catatan : harga tiket dapat berubah sesuai kebijakan pengelola )

Jam Operasional

  • Selasa – Minggu Buka jam 08.00 WIB hingga jam 15.00 WIB.
  • Hari Senin museum libur untuk keperluan pengecekan dan juga pemeliharaan

Daya Tarik

Museum ini punya daya tarik yang istimewa dalam koleksi-koleksi yang dipamerkan di ruang pamerannya.

1.      Meriam Warisan VOC

Salah satu sorotan di museum ini adalah meriam besar yang dikenal sebagai Kanon, warisan VOC. Dengan bentuk menyerupai tabung dan penggunaan bubuk mesiu, meriam ini menarik perhatian pengunjung. Lambang VOC dan huruf inisial pada keenam meriam menjadi peninggalan bersejarah yang tersimpan baik di Gedung A.

2.      Aneka Rempah Nusantara

Pengunjung dapat menjelajahi koleksi rempah Nusantara yang disajikan dalam wadah kuno. Ada 35 jenis rempah yang menjadi komoditas utama dan memicu persaingan antara bangsa-bangsa Eropa. Rempah-rempah ini tidak hanya menjadi alasan Belanda menjajah Indonesia tetapi juga memiliki peran sebagai penghangat tubuh, bumbu makanan, bahan kosmetik, dan obat.

3.      Rangka Perahu Phinisi

Sebuah rangka perahu Phinisi dipamerkan untuk menunjukkan proses pembuatannya yang dimulai dari rangka agar perahu menjadi kuat dan kokoh. Dibuat dari kayu jati yang tahan terhadap panas, hujan, dan cuaca ekstrem, perahu ini mempertahankan kekuatannya bahkan setelah ratusan tahun.

4.      Kapal Jukung Barito

Kapal asli dari Kalimantan Selatan ini memiliki desain unik dan proses pembuatan dengan tahapan khusus, seperti Bakal Jukung dan Bangon Jukung. Dibuat dari satu batang pohon yang dibelah dan dilubangi di bagian tengahnya, kapal ini mencuri perhatian pengunjung dengan keunikan desainnya.

5.      Perahu Gelati

Koleksi terakhir yang menjadi primadona adalah Perahu Gelati, juga dikenal sebagai Jung Raje oleh masyarakat Madura. Dibentuk dari kayu jati dengan ukuran 12 meter x 2,6 meter, perahu ini tidak hanya memainkan peran penting di Selat Bali tetapi juga mencerminkan keindahan dan kehandalan konstruksi perahu tradisional.

Fasilitas

Bisa dikatakan, museum ini punya fasilitas yang masih sedikit dibandingkan dengan tempat wisata lain. Tapi, seperti kebanyakan tempat wisata, di sini juga ada beberapa fasilitas umum yang bisa dinikmati:

  • Beragam koleksi museum
  • Spot foto
  • Area parkir kendaraan
  • Mushola
  • Toilet umum
  • Pusat informasi
  • Warung wisata
Share: