Wisatarakyat.com . Selain kaya akan wisata pantai, kota Pacitan juga kaya akan wisata goa. Pacitan memang menjadi surganya Jawa Timur yang indah akan keeksotisan destinasinya.

Jika anda sedang berlibur ke Jawa Timur, cobalah untuk mampir ke kota Pacitan ini. Terdapat satu goa yang wajib kamu jelajahi disana, yaitu Goa Luweng Jaran.

Lokasi Goa Luweng Jaran Pacitan

Tempat wisata ini berlokasi di Desa Jlubang, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Wisata ekstrem ini cukup menarik untuk kamu kunjungi bersama teman-teman pecinta alam.

 

Harga Tiket Masuk Goa Luweng Jaran Pacitan

Untuk menikmati keindahan bawah tanah khas wisata jawa timur ini, anda tidak perlu merogoh kantong alias gratis. Akan tetapi, anda disarankan untuk izin terlebih dahulu ketika akan melakukan ekspedisi ke goa.

Jam Operasional

Tempat ini buka setiap hari mulai dari jam 08.00 – 18.00.

Daya Tarik

Sejarah Nama Goa Luweng Jaran

Berdasarkan rekam jejak sejarah, dahulu di kawasan wisata pacitan ini ditemukan empat jejak kaki kuda di tepi aliran sungai. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1942 dan dianggap sebuah kecelakaan seorang penunggang kuda yang jatuh dan hanyut dalam pusaran air.

Terperosoknya seorang penunggang kuda tersebut ke dalam pusaran air membawanya kepada sebuah lubang. Hal inilah yang kemudian menjadikan sejarah nama nama Goa di pacitan ini.

Nama Goa Luweng Jaran memiliki arti jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Luweng berarti lubang, sementara Jaran berarti kuda. Oleh karena itu, jadi arti dari nama tersebut kurang lebih adalah Goa Lubang Kuda.

Baca Juga :  Jatim Park 2, Destinasi Wisata Kelurga Terbaik

Berjelajah di dalam Goa

Goa Luweng Jaran pacitan tercatat sebagai goa terpanjang di Indonesia. Bahkan, saat ini juga telah masuk dalam list goa terpanjang di dunia lainnya.

Goa ini pada awalnya ditemukan oleh penduduk lokal dan kemudian di eksplorasi oleh Anglo-Australian Speleological Expedition pada tahun 1984. Ekspedisi pertama ini berhasil membuat pemetaan jalur goa hingga 11 Km.

Ekspedisi ini ternyata tidak dilakukan sendirian, melainkan didampingi oleh Acintyacunyata Speleological Club yang bermarkas di Yogyakarta.

Untuk menjelajahi destinasi wisata goa ini, anda harus menyiapkan peralatan vertikal yang mampu menjangkau perjalanan selama di dalam goa. Kedalaman di teras pertama mencapai 12 meter. Kemudian jarak antara teras pertama sampai teras kedua mencapai 25 meter.

Setelah sampai di teras kedua, anda akan menemukan lorong yang sangat besar, dan disini anda harus menggunakan peralatan vertikal yang telah disiapkan sebelumnya.

Anda harus tetap safety ketika mulai berjelajah, karena lorong di Goa Luweng Jaran ini memliki banyak cabang dan bertingkat.

Jangan lupa untuk membawa peta goa sebelum anda melakukan ekspedisi. Hal ini bertujuan agar anda tidak tersesat di dalam goa. Anda juga bisa meninggalkan marker di setiap beberapa langkah agar mudah menemukan jalan pulang.

Dinding Goa terdapat ornamen yang estetik. Pada stalagtit dan stalagmit yang menjuntai membentuk formasi yang beragam bentuknya, mulai dari manusia, binatang, menara, bahkan miniatur Grand Canyon.

Anda tentu bisa menikmati keindahan yang pastinya tidak akan anda temukan di luar goa. Taman batu yang basah menambah keeksotisan destinasi wisata alam ini yang harus anda abadikan melalui jepretan foto.

Fasilitas

  • Tempat parkir yang luas
  • Gazebo
  • Tempat makan Toilet umum
  • Penginapan.
Baca Juga :  Air Terjun Sikulikap, Surga Tersembunyi di Tengah Hutan Tropis

 

Baca Juga :

 

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x