Madu menyimpan banyak manfaat bagi kehidupan manusia terutama untuk kesehatan, hanya saja orang awam kebanyakan belum mengetahui bagaimana menghasilkan madu yang berkualitas dan bahwa sebagian lagi belum mengetahui bagaimana bentuk sarang-sarang lebah tersebut, untuk itu jika kamu berminat untuk mempelajari lebih jauh mengenai lebah. Kamu bisa berkunjung ke destinasi wisata Petik Madu Lawang Malang.

Sebelum menjadi tempat rekreasi edukasi di malah, tempat ini awalnya merupakan outlet penjualan produk lebah yang dikenal dengan toko Rimba. Di tempat ini lahannya dimanfaatkan sebagai tempat memelihara dan budidaya lebah atau tawon yang nantinya dijadikan sebagai agrowisata tawon malang. Semakin lama usaha tersebut semakin berkembang pesat sehingga sang pemilik melakukan perluasan usaha dan memulai usaha produk lebah madu lebih luas lagi.

 

Lokasi Petik Madu Lawang Malang

Lokasi wisata ini tepatnya berada di Jl. Doktor Wahidin No. 8, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang< Provinsi Jawa Timur, Tempatnya cukup strategi sehingga mudah untuk menemukanya

Harga Tiket Petik Madu Lawang Malang

untuk masuk tempat wisata ini tidak di pungut biaya alias gratis, namun sebaiknya jika kamu mau berkunjung dengan rombongan yang banyak sebaiknya konfirmasi dulu setidaknya seminggu sebelumnya dengan pihak pengelola

Booking.com

Catatan ; Harga tiket bisa berubah sesuai kebijakan pengelola

Jam Operasional

08.00-15.00 WIB

Daya Tarik

Wisata Petik Madu Malang ini mengusung konsep edukasi dalam budidaya lebah. Di tempat ini disiapkan banyak bener supaya wisatawan lebih mengenal berbagai macam lebah, keunikan lebah dan manfaatnya untuk manusia.

Di tempat wisata ini ada 3 jenis lebah yaitu tawon kecil tidak menyengat (Trigon), Tawon yang berasal dari Australia (Apis Mellifera) dan Tawon lokal yang agresif dan berbahaya (Acerana ) dari tiga lebah tersebut lebah yang paling cocok untuk dijadikan ternak madu adalah lebah Apis Mellifera

Rumah lebah ini berbentuk lubang-lubang Segi enam yang menjadi tempat dari ribuan lebah untuk meletakan madunya yang biasa disebut rumah lilin, dan di wisata petik madu malang ini, wisatawan terutama anak-anak di ajak untuk memanfaatkan limbah bekas sarang tersebut menjadi patung lilin yang menarik

Caranya yaitu dengan memanaskan ampas madu di atas wajan tanpa minyak supaya menjadi cairan, cairan ini disebut dengan lilin atau malam kemudian tunggu cairan malam atau lilin ini menjadi hangat, kemudian bilas tangan dengan air sabun dan celupkan tangan ke cairan lilin. Langkah selanjutnya angkat dan segera masukan tangan yang sudah berselaput lilin ke air dingin, maka jadilah karya seni patung yang berbentuk tangan kita sendiri.

Fasilitas

  • Area Parkir
  • Cafe
  • Area Outbound
  • Toilet Umum
  • Taman Bermain
  • Warung Penjualan Produk

Baca Juga :

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *